Blog ini tidak terlalu serius, meskipun bahasa yang dipakai di sini terkesan (agak) serius. Lemaskan urat jidat Anda. Setel musik apapun yang nyaman. Elus mouse. Ambil minuman dan makanan ringan kalau perlu. Saya akan bercerita sedikit untuk apa blog ini ada.

Yang saya sukai dari keberadaan di internet adalah sifatnya yang anonim. Itu tidak selalu terjadi memang, tapi anonimitas adalah satu “fasilitas” yang sejak awal menarik saya. Saya tidak selalu cukup pede untuk tampil jujur apa adanya. Saya tidak rupawan, tidak modis, tidak punya titel akademis yang bisa disebutkan pada kalimat kesepuluh setelah bersalaman, dan tidak punya kekasih yang bisa dipamerkan. Kenapa yang terakhir itu perlu saya sebutkan? Karena sepertinya sekarang orang-orang (muda dan agak tua) memiliki momok baru: menjadi jomblo. Itu bahkan lebih menakutkan daripada menjadi zombie, misalnya.

Maaf, saya memang suka melantur.

Kembali anonimitas. Rupanya selain keinginan untuk memanfaatkan fasilitas anonimitas yang dirasa bisa menyembunyikan segala kekurangan saya itu, saya punya keinginan lain yang bertolak belakang. Ya, saya ingin membuat identitas baru di dunia maya; bukan lagi sebagai anaknya si anu, kakanya si X, alumnus universitas π, atau seorang lajang berumur xxxx bulan. Saya ingin tampil dengan identitas baru yang tidak terlalu jelas. Tapi di situlah paradoksnya. Saya ingin tampil. Saya ingin dikenal. Memang identitas yang saya tampilkan tidak terlalu jelas. Tapi justru itu. Saya ingin kalian penasaran. Cari, cari tahu tentang saya.

Ini perkenalan yang aneh?

Jangan terkecoh. Isi blog ini bakal jauh dari yang aneh-aneh. Ada halaman Celoteh yang berisi celoteh saya tentang apa saja. Kadang isinya sudah saya celotehkan di tempat lain. Jadi, basi adalah salah satu resikonya. Ada juga halaman Punya Orang  yang berisi tulisan-tulisan orang lain yang saya anggap menarik untuk disalin-tempel atau diketik-ulang. Dan ada halaman Ceceran Ilmu yang berisi cukilan ilmu apapun yang sempat saya cicip. Ini tentu saja bakal jadi halaman yang paling sepi. Dan tolong abaikan halaman CobaCobaCoba, karena isinya tidak penting, bahkan bagi saya sendiri. Saya membuatnya sekedar untuk belajar mengutak-atik wordpress.